Kelas Ibu Hamil

Kelas ibu hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4 minggu sampai dengan 36 minggu (menjelang persalinan). Tujuan kelas ibu hamil adalah meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan. Di kelas hamil, ibu hamil juga harus menyadari perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, KB pasca persalinan, dan perawatan bayi baru lahir.

Mengingat pentingnya pengetahuan tentang kehamilan tersebut. Pada bulan April tepatnya hari Kamis 19 April 2018, UPTD Puskesmas Kokap II mengadakan kegiatan Kelas Ibu Hamil yang dilaksanakan di Poskesdes Hargotirto. Materi yang disampaikan meliputi kegiatan pre tes, materi gizi tentang Anemia yang disampaikan oleh Joko Purwanto, A.MdGz serta materi kebidanan dengan tema Perubahan Tubuh Selama Kehamilan Dan Keluhan Pada Ibu Hamil yang disampaikan oleh Noor Syamsiyah, A.MdKeb. Kemudian dilanjutkan dengan acara diskusi dan ditutup dengan post tes terhadap peserta kelas ibu hamil serta evaluasi kegiatan.

Berikut alasan pentingnya kelas ibu hamil dilaksanakan :

  1. Membantu persiapan

Sebagai calon ibu, pasti ada kebingungan mengenai apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan demi menyambut buah hati. Mengikuti kelas hamil akan membantu Anda dalam melakukan persiapan selama kehamilan sampai proses persalinan.

Agar proses melahirkan lancar, ada baiknya Anda mengetahui dan mencatat baik-baik apa yang akan dibutuhkan dan dipersiapkan. Mulai dari rumah sakit, pilihan dokter, peralatan pribadi sebagai alat pendukung, bahkan jangan lupakan persediaan makanan untuk suami selama menunggu Anda dirawat. Semua hal ini akan diajari di kelas khusus bagi ibu hamil ini.

  1. Mengetahui pilihan

Pilihan yang dimaksud adalah pilihan cara-cara melahirkan. Metode melahirkan ada beragam, Anda dapat menyesuaikannya dengan kondisi kesehatan kehamilan Anda dan metode melahirkan seperti apa yang Anda inginkan. Mengikuti kelas bersalin akan membantu Anda untuk menentukan pilihan bagaimana Anda nanti melahirkan, apakah normal, melalui operasi caesar, atau water birth.

  1. Mempersiapkan suami

Tidak hanya Anda yang harus sibuk mencari informasi mengenai kehamilan, namun calon ayah juga harus siap menjadi suami siaga. Di kelas hamil tidak hanya istri saja yang berpartisipasi, namun akan ada kelas khusus untuk para calon ayah.

Suami tentunya perlu tahu beberapa hal mengenai kehamilan Anda, seperti kapan perkiraan hari lahir agar ketika Anda mengalami kontraksi dan membutuhkan bantuan, suami Anda sudah siap.

Suami harus tahu apa yang harus dilakukan ketika Anda mulai merasakan nyeri melahirkan. Misalnya saja dengan memijat atau mengusap bagian punggung Anda atau menggunakan botol air hangat yang dilapisi handuk untuk kompres.

Meskipun banyak sumber informasi yang bisa Anda dapatkan baik dari internet, buku, maupun dari orang-orang terdekat Anda. Kepada para ibu hamil yang belum mengikuti kelas ibu hamil agar mempertimbangkan kembali mengikuti kelas hamil, untuk meminimalisir risiko buruk kelahiran. Terima kasih.. (elha)

Referensi : https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/perlukah-ikut-kelas-hamil/

Hits: 35

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *