Posyandu Lansia

Posyandu lansia merupakan suatu wadah untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pembinaan kepada kelompok usia lanjut di suatu wilayah dengan melibatkan peran serta aktif masyarakat melalui kader kesehatan dan kerjasama lintas program dan lintas sektor dalam rangka untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat pada umumnya dan kususnya kelompok usia lanjut.(Dep kes RI 2005)

Selasa, 29 Januari 2019. Petugas kesehatan dari Puskesmas Kokap II Iwan Riswandi dan Lilian bersama dengan pelajar SMK Kesehatan Kulon Progo yang sedang PKL, melaksanakan kegiatan Posyandu Lansia di dusun Bibis, Hargowilis, Kokap. Kegiatan posyandu kali ini meliputi : Pemeriksaan kesehatan, Senam lansia, Penyuluhan DBD, malaria, leptospirosis dan Sosialisasi screening lansia yang dihadiri oleh 30 lansia dari dusun Bibis.

Jumlah posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Kokap II pada tahun 2018 sebanyak 29 posyandu dengan strata Posyandu Purnama sebanyak 28 dan Posyandu Mandiri sebanyak 1. Perlu diketahui bahwa atas dasar 8 indikator yang digunakan sebagai penyaring atau penentu tingkat kemandirian Posyandu, Posyandu dapat digolongkan menjadi 4 tingkatan.

Adapun intervensinya yaitu:

  1. Posyandu Pratama (warna merah)
    Posyandu tingkat pratama adalah posyandu yang masih belum mantap, kegiatannya belum bisa rutin tiap bulan dan kader aktifnya terbatas.
    Keadaan dinilai gawat, sehingga intervensinya adalah pelatihan kader ulang. Artinnya kader yang ada perlu ditambah dan dilakukan pelatihan dasar lagi.
  2. Posyandu Madya (warna kuning)
    Posyandu pada tingkat madtya sudah dapat melaksanakan kegiatan lebih dari 8 kali pertahun, dengan rata-rata jumlah kader tugas 5 orang atau lebih. Akan tetapi cakupan program utamanya (KB, KIA, Gizi dan Imunisasi) masih rendah, yaitu  kurang dari 50%. Ini berarti, kelestarian kegiatan posyandu sudah baik tetapi masih rendah cakupannya.
    Untuk ini perlu dilakukan penggerakkan masyarakat secara intensif,serta penambahan program yang sesuai dengan situasi dan kondisi setempat. Intervensi untuk posyandu madya ada 2 yaitu :

    • Pelatihan Toma dengan modul ekskalasi Posyandu yang sekarang sudah dilengkapi dengan metoda stimulasi.
    • Penggarapan dengan pendekatan PKMD (SMD dan MMD) untuk menentukan masalah dan mencari penyelesaiannya, termasuk menentukan program tambahan yang sesuai dengan situasi dan kondisi setempat.
  1. Posyandu Purnama (warna hijau)
    Posyandu pada tingkat purnama adalah Posyandu yang frekuensinya lebih dari 8 kali pertahun, rata-rata junlah kader tugas 5 orang atau lebih, dan cakupan 5 program utamanya (KB, KIA, Gizi dan imunisasi) lebih dari 50%. Sudah ada program tambahan, bahkan mungkin sudah ada Dana Sehat yang masih sederhana.
    Intervensi posyandu tingkat ini adalah :

    • Penggarapan dengan pendekatan PKMD, untuk mengarahkan masyarakat menentukan sendiri pengembangan program di Posyandu.
    • Pelatihan Dana Sehat, agar di desa tersebut dapat tumbuh dana sehat yang kuat, dengan cakupan anggota minimal 50% kk atau lebih.
  1. Posyandu Mandiri (warna biru)
    Posyandu ini berarti sudah dapat melakukan kegiatan secara teratur, cakupan 5 program utama sudah bagus, ada program tambahan dan dana sehat, telah menjangkau lebih dari 50% KK. Untuk Posyandu tingkat ini, intervensinya adalah pembinaan Dana Sehat, yaitu diarahkan agar Dana Sehat tersebut menggunakan prinsip JPKM.

Sedangkan Tujuan Posyandu Lansia adalah sbb :

  1. Meningkatnya jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia.
  2. Mendekatkan keterpaduan pelayanan lintas program dan lintas sektor serta meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam pelayanan kesehatan.
  3. Mendorong dan memfasilitasi lansia untuk tetap aktif, produktif, dan mandiri serta meningkatkan komunikasi di antara masyarakat lansia.

Kegiatan Posyandu Lansia yang bisa dilakukan adalah :

  1. Pelayanan kesehatan setiap bulan.
  2. Kegiatan kelompok :
    • Pemberian makanan tambahan.
    • Kunjungan rumah oleh petugas dan kader
    • Kegiatan olahraga (senam dan gerak jalan)

Referensi :

Departemen Kesehatan RI. Revitalisasi Posyandu Direktorat Kesehatan Komunitas. Jakarta. 2005

http://makalahposyandu.blogspot.com/2013/11/posyandu-dapat-digolongkan-menjadi-4.html

Hits: 472

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *