Skrining Kesehatan Usia Lanjut, Upaya Meningkatkan Capaian SPM Bidang Kesehatan

Kamis, 07 Februari 2019, tepatnya di dusun Klepu Hargowilis Kokap Kulon Progo. Tim Kesehatan Puskesmas Kokap II mengadakan kegiatan skrining kesehatan khususnya pada usia lanjut di wilayah dusun Klepu. Kegiatan yang diadakan di rumah bapak dukuh Haryono ini dihadiri oleh 35 usila dengan materi kegiatan berupa pelayanan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tensi darah, cholesterol, GDS dan deteksi gangguan mental. Selain itu juga diisi materi pembinaan oleh ibu kepala puskesmas dr.Melly tentang Leptospirosis dan DBD. Kegiatan kali ini merupakan kegiatan rutin tahun ini dalam mengawali skrining terhadap penduduk usila di wilayah kerja Puskesmas Kokap II. Tujuan dari kegiatan ini tentu saja dalam upaya meningkatkan capaian SPM Bidang Kesehatan khususnya pelayanan kesehatan pada usia lanjut dan dDiharapkan lansia semakin tanggap dan peduli dengan kesehatannya sehingga harapan usia hidup semakin tinggi.

Perlu kita ketahui bersama bahwa,  Pelayanan kesehatan lanjut usia adalah upaya kesehatan yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu wadah dan merupakan upaya preventif, promotif, kuratif, serta rehabilitatif bagi lanjut usia. Setiap warga negara Indonesia usia 60 tahun ke atas mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota wajib memberikan skrining kesehatan sesuai standar pada warga negara usia 60 tahun ke atas di wilayah kerjanya minimal 1 kali dalam kurun waktu satu tahun.

Pelayanan skrining kesehatan warga negara usia 60 tahun ke atas sesuai standar adalah :

  1. Dilakukan sesuai kewenangan oleh :
    • Dokter;
    • Bidan;
    • Perawat;
    • Nutrisionis/Tenaga Gizi;
    • Kader Posyandu lansia/Posbindu
  2. Pelayanan skrining kesehatan diberikan di Puskesmas dan jaringannya, fasilitas pelayanan  kesehatan lainnya, maupun  pada  kelompok  lansia,  bekerja  sama  dengan pemerintah daerah.
  3. Pelayanan skrining kesehatan minimal dilakukan sekali setahun.
  4. Lingkup skrining adalah sebagai berikut :
    • Deteksi hipertensi dengan mengukur tekanan darah.
    • Deteksi diabetes melitus dengan pemeriksaan kadar gula darah.
    • Deteksi kadar kolesterol dalam darah
    • Deteksi gangguan mental emosional dan perilaku, termasuk kepikunan menggunakan Mini Cog atau Mini Mental Status Examination (MMSE)/Test Mental Mini atau Abreviated Mental Test (AMT) dan Geriatric Depression Scale (GDS).

Pengunjung yang ditemukan memiliki faktor risiko wajib dilakukan intervensi secara dini. Pengunjung yang ditemukan menderita penyakit wajib ditangani atau dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu menanganinya.

Capaian kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam memberikan skrining kesehatan pada warga negara usia 60 tahun keatas dinilai dari persentase pengunjung berusia 60 tahun keatas yang mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar minimal 1 kali di wilayah kerjanya dalam kurun waktu satu tahun. Sementara target capaian kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam upaya skrining kesehatan sesuai standar pada warga negara usia 60 tahun ke atas di wilayah kerjanya adalah 100 persen.

Referensi : http://www.infokesonline.com/spm-7-pelayanan-kesehatan-pada-usia-lanjut/

Hits: 185

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *